This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

SINAR SENJA

Indah dan menarik

Rabu, 23 Maret 2016

Langkah menuju ke suksesan

rasa nikemat


Sering kita hanya melihat jejak langkah kaki kita sendiri.
tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa langkah kaki tersebut adalah hasil dari usaha kita selama ini.
semakin banyak kita melangkah, maka semakin banyak pula jejak yang telah kita tinggalkan
Sebenarnya apa yang akan kita kejar, sehingga kita telah begitu banyak meninggalkan jejak kaki kita' Uang atau Kesenangan mungkin juga jabatan, Atau popularitas dan ooohhh ................mungkin pasangan hidup atau sekedar hobi mungkin.

Dari bayi kita telah di didik oleh orang tua kita untuk melangkah kedepan, bahkan melompatpun di ajarkan oleh mereka.
Apa yang di dapat setelah kita berhasil berjalan bahkan melompat.................. hanya kepuasan atau bangga pada diri bahwa kita BISA.

begitu juga hidup ini
Dari bayi kita meminta, setelah besar kita mencari dan bila dewasa kita memberi lalu bila kita telah tua maka kita kembali meminta, inilah siklus kehidupan kita.

Jadi apa sebenarnya yang akan kita raih
Uang....................
Jabatan................
Popularitas..........
Semuanya akan hilang bersama dengan hilangnya jejak langkah kita

Marilah kita berpikir.
Bahwa hidup hanya sebentar
Belajarlah untuk bersyukur
Nikmatilah selagi bisa
Ucapkan lah Alhamdulilah.


Terima kasih
Wasalam, Rasa nikemat



Minggu, 13 Maret 2016

Membuat bakso kuah

rasa nikemat

 Bahan Bakso :

  1. 1/2 kilogram daging sapi di blender atau di giling dg mesin penggiling
  2. 1/2 kilogram tepung kanji
  3. 1/2 sdt lada bubuk
  4. 2 sdt garam
  5. 3 siung bawang putih dihaluskan
  6. 250 gram es batu, hancurkan
  7. 2 batang daun bawang
  8. 1 butir telur ayam
  9. 1/2 sdt penyedap rasa
  10. Bahan bakso di giling pakai belender atau mesin giling halus

Bahan Kuah :

  1. 200 gr tulang sapi
  2. 3000 ml air
Bumbu kuah :
  1. 5 buah bawang merah dibersihkan
  2. 7 siung bawang putih, bersihkan,
  3. Merica secukupnya
  4. Udang kering
  5. Pala
  6. Kayu manis
  7. Garam
  8. Roico sapi
  9. Sasa / penyedap rasa
  10. semua bahan bumbu kuah kecuali kayu manis di blender halus

Cara Membuat baksonya :

  1. Masukkan bahan bakso kedalam wadah. Uleni dengan tangan biasa atau menggunakan alat pencampur, seperti food processor maupun blender. Giling daging dan bahan ini sampai halus dan tercampur rata.
  2. Tambahkan es batu jika adonan daging lembek dan sulit untuk dibentuk.
  3. Rebus air dalam panci besar sampai panas hampir mendidih.
  4. Ambil kemudian genggam adonan daging bakso, lalu tekan supaya adonan bisa keluar diantara ibu jari dan jari telunjuk. Ambil adonan yang sudah muncul dengan menggunakan sendok, lalu masukan kedalam air panas. Begitu seterusnya sampai adonan habis.
  5. Lanjutkan dengan memasak pentol atau bola bola bakso tadi dengan menggunakan api besar, sampai semuanya terlihat mengapung. Angkat.

Cara Membuat kuahnya :

  1. Didihkan air, kemudian masukkan seluruh bahan dan bumbu untuk kuah secara bersama-sama. Tunggulah sampai air mendidih kembali dan tulangnya menjadi matang, kemudian tambahkan sisa air/kuah bakso.
  2. Supaya kuah tetap panas, biarkan diatas kompor dengan api kecil.

Demikianlah semoga bermanfaat
Rasa nikemat

Membuat tahu sumedang

Rasa nikemat


Tahu sumedang

cukup menyediakan alat dan bahan-bahan berikut :
  • Mesin penggiling : membuat bubur kedelai
  • Kuali perebus : untuk merebus kedelai, direkomendasikan menggunakan bahan anti karat
  • Baskom Plastik : untuk merendam kedelai
  • Tempat Penyaringan : untuk menyaring bubur kedelai
  • Rak Bambu/Ancak : tempat tahu mentah hasil cetakan, terbuat dari anyaman bambu
  • Wajan Penggoreng
  • Kompor atau Tungku
Bahan-bahan
  • Kacang Kedelai 100 kg.
  • Air 4000 liter.
  • Larutan biang 350 liter.
  • Minyak Goreng 20-25 kg.
  • Bumbu Secukupnya.
  • Penggumpal (koagulan) : untuk mengendapkan bagian protein atau bahan tahu dari sari kedelai.
  • Antibusa : untuk mengontrol atau mengurangi busa pada saat pembuatan bubur kedelai
Cara Membuat Tahu Sumedang :

Pembuatan sari kedelai :  
  • Kedelai terlebih dahulu dibersihkan dari kotoran atau benda asing seperti kerikil, pasir, kedelai pecah, berjamur, dan lain-lain.
  • Kemudiian rendamlah dalam air dengan perbandingan 1 : 2 selama 3-5 jam atau cukup 1-2 jam bila digunakan air hangat dengan suhu 550 C, jangan sampai lebih, karena tahu akan berkurang rendamannya karena protein menggumpal. Untuk rendaman dengan air dingin Perendaman dilakukan sekitar 4-10 jam
  • Bersihkan kedelai hasil rendaman dengan air, kemudian tiriskan.
  • Setellah itu, kedelai digiling sampai berbentuk bubur sambil ditambah air sedikit demi sedikit. Tampung dalam wadah anti-karat.
  • Masukan bubur kedelai kedalam air yang panas atau mendidih sambil terus dipanaskan.
  • Aduk, siram air dingin sekitar 3 liter, atau tambahkan minyak goreng sisa sebanyak 0,5 liter untuk mengatasi timbulnya busa. Masak atau rebus bubur kedelai sampai matang atau sampai bubur kedelai berwarna kuning pucat.
  • Angkat dan saring bubur kedelai. Proses penyaringan dibantu dengan penambahan air panas sekitar 100 liter per gilingan pada ampasnya hingga diperoleh air penyaringan jernih.
Penggumpalan dan pengendapan :
  • Tambahkan larutan biang ke sari kedelai yang masih panas di dalam tempat penyaringan tahu sebanyak 35 liter per gilingan.
  • Aduk rata dengan arah yng tetap sampai terbentuk endapan atau menggumpal, biarkan gumpalan sari kedelai turun dan mengendap di dasar tempat penyaringan tahu selama 5-15 menit.
  • Pisahkan gumpalan sari kedelai di dasar tempat penyaringan dari cairan sisa penggumpalan. Caranya ayakan bambu yng dilpisi kain saring dibenamkan, selanjutnya ambil cairan dengan gayung.
  • Tampung sebagian cairan sisa dalam tempat anti-karat untuk digunakan sebagai larutan biang.
Percetakan dan Pengepresan :
  • Hancurkan gumpalan sari kedelai dengan cara diaduk searah perlahan-lahan dalam tempat penyaringan. 
  • Masukan gumpalannya kedalam cetakan yang beralaskan kain saring halus.Tutup bagian atas permukaan sari tahu dengan kain saring, lalu letakkan papan penutup serta pemberat di atasnya.
  • Biarkan selama 10-15 menit sampai gumpalan memadat dan air sisanya keluar dan menetes melalui lubang cetakan.
Pemotongan dan Penggorengan :
  • Angkat tahu dari cetakan bila tahu telah padat, cirinya air yang menetes dari cetakan sedikit.
  • Letakkan tahu di rak bambu sambil dibalik permukaannya.
  • Potong tahu setelah memadat betul sesuai selera. Tahu padat cirinya bila dipegang keras dan dingin.
  • Rendam potongan tahu mentah dengan raknya kedalam bak rendaman berisi larutan bumbu selama 5-10 menit. Angkat dan tiriskan.
  • Goreng tahu setelah airnya tiris. Penggorengan menggunakan minyak goreng dalam jumlah banyak dengan api yang besar. Masukan tahu jika minyak gorengnya sudah betul-betul panas.
  • Simpan tahu goreng di rak-rak sampai dingin, kemudian kemas dalam keranjang bambu

Catatan :

Biang tahu merupakan air sisa pembuatan tahu yang sudah berumur 1-2 hari.. 
Untuk pembuatan pertama, penggumpal yang digunakan adalah asam cuka (asam asetat) pekat sekitar 98-99%

Untuk menghasilkan warna yang kuning seperti tahu Bandung, proses pembuatannya direbus dengan menggunakan air rebusan kunyit yang ditumbuk

Demikian semoga bermanfaat
Rasa nikemat

Kucing









Sabtu, 12 Maret 2016

Obat strees

Bismilahirohmanirohim